Ratusan masyarakat
Raja Ampat yang terdiri dari etnis dan golongan, tua muda bahkan anak-anak
sekolah turun ke jalan untuk meramaikan karnaval budaya yang digelar pemda Raja
Ampat guna memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Indonesia
tahun 2018.
Acara karnaval yang berlangsung Selasa, 14 Agustus 2018 dengan mengambil titik star dari Pantai Waisai Torang Cinta atau Pantai WTC tersebut selanjutnya melewati jalan-jalan utama di Kota Waisai-Kabupaten Raja Ampat dan berakhir di Halaman Kantor Bupati Raja Ampat.
Acara karnaval yang berlangsung Selasa, 14 Agustus 2018 dengan mengambil titik star dari Pantai Waisai Torang Cinta atau Pantai WTC tersebut selanjutnya melewati jalan-jalan utama di Kota Waisai-Kabupaten Raja Ampat dan berakhir di Halaman Kantor Bupati Raja Ampat.
Sejumlah etnis atau suku Nusantara yang berada di Raja Ampat
hadir dalam acara bertajuk budaya tersebut dengan menampilkan pakaian dan
tarian khas daerahnya masing-masing.
Tak ketinggalan tarian suling tambur dan tarian khas
masyarakat asli Raja Ampat memimpin karnaval budaya tersebut. Sejumlah
anak-anak sekolah dari berbagai lembaga pendidikan di Raja Ampat hadir dengan
menggunakan pakaian profesi-profesi tertentu seperti polisi, tentara, dokter,
rohaniawan, bahkan hingga pakaian ASN. Tidak saja masyarakat dari berbagai
etnis, karnaval budaya tersebut juga dihadiri pegawai di Pemda, BUMN,
Perwakilan Organisasi Wanita, Tokoh Agama bahkan juga nampak Bupati dan Ketua
Tim Penggerak PKK Raja Ampat mengambil bagian dan hadir bersama masyarakat
dalam Karnaval Budaya tersebut.
Pemda Raja Ampat
menyambut positif atas terlaksananya karnaval budaya dalam rangka HUT ke-73 RI
tersebut. Bupati AFU sapaan Abdul Faris Umlati menyampaikan terima kasih atas
dukungan dan keterlibatan masyarakat Raja Ampat dalam kegiatan tersebut.
AFU menjelaskan
keberagaman budaya merupakan kekayaan bangsa dan daerah. Bagi Raja Ampat, kata
AFU keberagaman budaya tersebut sebagai kekuatan dan potensi besar dalam
mendukung pengembangan pariwisata Raja Ampat.
"Saya
menyampaikan kepada semua peserta bahwa tujuan kita mengkuti kegiatan ini agar
semua tau adat istiadat kita yang sangat banyak dan sangat khas di Negeri kita
tercinta baeragam macam budaya suku adat budaya semua berbeda tetapi kita semua
satu yaitu Indonesia" ujar Bupati AFU.
Karnaval budaya ini
diikuti 41 peserta dari berbagai dinas di Pemda kabupaten Raja Ampat,
panguyubuan, kerukunan, lembaga pendidikan (Sekolah Menengah Atas, Sekolah
Menangah Pertama, Sekolah Dasar, TK/PAUD), Organisasi Wanita seperti Tim
Penggerak. PKK. Selain karnaval budaya,
Pemda Raja Ampat juga menggelar sejumlah pertandingan dan perlombaan, diantaranya adalah jalan sehat, gerak jelan, lomba kebersihan lingkungan, tarik tambang dan panjat pinang. Sementara itu puncak Peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia tersebut akan dilaksanakan di Pantai Waisai Torang Cinta dengan inspektur upacara Bupati Raja Ampat yang dilanjutkan tabur bunga di Pelabuhan Waisai, Kabupaten Raja Ampat.
Pemda Raja Ampat juga menggelar sejumlah pertandingan dan perlombaan, diantaranya adalah jalan sehat, gerak jelan, lomba kebersihan lingkungan, tarik tambang dan panjat pinang. Sementara itu puncak Peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia tersebut akan dilaksanakan di Pantai Waisai Torang Cinta dengan inspektur upacara Bupati Raja Ampat yang dilanjutkan tabur bunga di Pelabuhan Waisai, Kabupaten Raja Ampat.

No comments:
Post a Comment