Momentum
peringatan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah yang jatuh pada tanggal 22 Agustus
2018 lalu tidak saja dirasakan di kota-kota besar atau didaerah metropolitan
tetapi juga makna peringatan yang dirayakan umat muslim di seantero jagat
tersebut juga di daerah-daerah yang jauh dipendalaman, didaerah pesisir bahkan
di daerah pengunungan.
Memetik
makna dibalik perayaan keagamaan ini juga dirasakan oleh umat muslim yang ada
di Kampung Fafanlap. Salah satu kampung di Distrik Misool Selatan, Kabupaten Raja
Ampat, Provinsi Papua Barat.
Sebagaimana
yang dilaporkan Harun Loji, salah satu warga Kampung Fanfanlap kepada Media
Center Raja Ampat menjelaskan sebagaimana di daerah lain, peringatan Hari Raya
Idul Adha 1439 Hijriah di Kampung Fafanlap sangat disambut antusias oleh
seluruh umat muslim.
Pada
peringatan Idul Adha 1439 Hijriyah ini Umat Muslim di Kampung Fafanlap
mengorbankan 3 ekor sapi sebagai hewan kurban.
“Sapi
Kurban sebanyak 3 ekor. Satu (1) dari
kontraktor PLN, Satu (1) dari Keluarga Loji Kampung Fafanlap dan satu (1) dari Jamaah muslim Kampung Fafanlap,” tulis
Harun Loji pada pesan mesengernya, Sabtu, (24/8).
Lebih lanjut ia melaporkan bahwa Sholat Ied
atau Sholat Idul Adha di pusatkan di Masjid Jumaiyatul lkhwan Kampung Fafanlap,
Distrik Misool Selatan. Sholat yang
dimulai tepat pukul 08.00 Wit (Waktu Indonesia Timur, red) dihadiri oleh
seluruh umat muslim Kampung Fanfanlap dan beberpa umat muslim dari kampung
sekitarnya.
Ada
pun imam yang memimpin Sholat Ied pada hari itu dalah H. Husen Umbalak
sedangkan khatib yang membawa kutbah dan
pesan-pesan iman pada pelakanaan Sholat Idul Adha di kampung yang berdekatan
dengan obyek wisata “Punak Harfat Dapunlol Misool” itu adalah H.Abdul Gafur
Loji.
Harun
Loji menjelaskan H.Abdul Gafur Loji dalam khutbahnya mengajak kaum muslim meningkatkan keimanan dan
ketaqwaan kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam dan moment idul kurban adalah
mengajarkan umat manusia tentang keiklasan dalam berbuat atau berbagi antara
sesama tanpa mengharapkan imbalan tetapi
apa yang dilakukan semata-mata sebagai bentuk ibadah kepada Allah.
