Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati mengukuhkan
Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) tingkat Kabupaten Raja Ampat,
Rabu, 15 Agustus 2018.
Pengukuhan yang berlangsung di Gedung Wanita Syalome
Syeben, Waisai, Distrik Kota Waisai,
Kabupaten Raja Ampat tersebut dihadiri
Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas, Kapolres Raja Ampat, AKBP
Edy Setyanto Erning W.Sik dan sejumlah pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah
di Raja Ampat.
Abdul Faris Umlati dalam arahannya meminta kepada
anggota Paskibra Raja Ampat untuk melaksanakan tugas dengan baik dan penuh
tanggungjawabnya.
“Saudara-saudara adalah pemuda-pemuda pilihan dari
ribuan pemuda Raja Ampat untuk mengibarkan bendera merah putih pada peringatan
Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia. Saya harap saudara-saudara
melaksanakan tugas dan beban tanggung jawab ini dengan baik,” ujar Abdul Faris
Umlati.
Lebih lanjut Abdul Faris Umlati mengharapkan setelah
menunaikan tugas sebagai pasukan pengibar bendera merah putih pada puncak
peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia maka sebagai pemuda bangsa para peserta
Paskibra harus tetap menjaga panutan dalam kehidupan sosial kemasyarakat
dan menjaga nama baik Negara Kesatuan
Republik Indonesia hingga akhir hayat.
“Tadi saudara-saudara telah berjanji dan berikrar
bahwa bendera merah putih harus di bawah sampai akhir hayat, jiwa dan semangat
selalu ditanamkan dalam fikiran dan
tindakan, dimana gelora yang membara sesuai dengan warna merah, hati yang
bersih sesuai dengan warna putih selalu dan terus di bawah ke dalam kehidupan
sehari-hari,” ujar Abdul Faris Umlati.
Abdul Faris Umlati juga memberikan apresiasi keada
pelatih yang telah mendidik dan melatih tiga puluh (30) pemuda Raja Ampat untuk
menjadi para anggota Paskibra pada momentum HUT ke-73 Republik Indonesia di
Kabupaten Raja Ampat.
Abdul Faris Umlati menjelaskan pelaksanaan
pengukuhan Paskibra merupakan rutinitas tahunan yang pemerintah melaksanakan
pengibaran bendera serentak dan juga menyiapkan pasukan pengibar bendera.
Dijelaskannya pengukuhan Paskibra juga simbolis menghormati
perjuangan pendahalu dan pahlawan yang berjuang mengorbankan jiwa dan raga
untuk membentuk Negara kesatuan Indonesia dan telah mengibarkan sang saka merah
putih di bumi pertiwi ini,setelah itu banyak sekali pejuang-pejuangan dari satu
generasi ke generasi yang lain berjuang
hanya untuk mempertahankan Negara yang
kita cintai ini sampai sekarang.
“Kita pun
harus berjuang untuk mengharumkan nama bangsa dan Negara,mengibarkan
setinggi-tingginya sang saka merah putih,” ujarnya
Sementara itu, puncak peringatan HUT ke-73 Republik
Indonesia di Kabupaten Ra


No comments:
Post a Comment