Aliansi Perempuan Maya
(Alperma) melatih dan membimbing ibu-ibu distrik di Kabupaten Raja Ampat,
Provinsi Papua Barat dengan keterampilan anyaman. Kegiatan yang berlangsung di di
Gedung wanita Syalome Syeben, Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Selasa (27/8) ini dihadiri Ketua Dan Badan Pengurus Aliansi Perempuan
Maya Kabupaten Raja Ampat, Nunce Kristin
Gaman, Para Intrusktur atau
Narasumber, Para Pejabat di Lingkungan Pemda Raja Ampat serta sejumlah
tamu undangannya lainnya.
Pelatihan keterampilan
bagi ibu-ibu disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Bupati Raja
Ampat, Abdul Faris Umlati, SE dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala
Bidang Perempuan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga
Berencana (DP3AKB) Kabupaten Raja Ampat, Maryam Maulud, Amd.Keb mengatakan selama
ini telah banyak program dan pelatihan yang telah dilakukan, salah satunya pada
tahun 2018 melalui Aliansi Perempuan Maya mengelar pelatihan anyam-anyaman bagi
kaum perempuan Raja Ampat.
“Selaku kepala daerah, saya menyambut baik
dengan dilaksanakan kegiatan ini, mengingat
bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kapasitas
dan kemampuan kaum perempuan Raja Ampat guna terlibat secra aktif dalam
pembagunan,” ujar Abdul Faris Umlati dalam sambutannya.
Dijelaskannya pengembangan
usaha-usaha kerajinan lokal seperti anyam-anyaman kegiatan ini pula sangat
bermanfaat dalam rangka melestarikan kerajinan anyam-anyaman yang telah di
wariskan oleh para leluhur kita dahulu, tetapi juga dalam mendukung
perkembangan dan pembangunan sektor pariwisata Raja Ampat.
"Saya Berharap
melalui kegiatan ini kaum perempuan Raja Ampat memperoleh pengetuahuan dan
wawasan kunci tentang upaya peningkatan peran serta dan partisipasi kaum
perempuan dalam pembangunan sebagai media pemberdayaan serta tetap aktif dan
kreatif megembangkan usaha-usaha kerajinan untuk peningkatan ekonomi keluarga,"
tambahnya.
Ia berharap peserta dapat mengikuti pelatihan
itu dengan baik sebab bertujaun untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan
ketrampilan peserta itu sendiri dalam membangundiri, masyarakat dan tentunya
menjadi kontribusi yang positf dalam pembugunan sumber daya perempuan di Raja
Ampat.
Aliansi Perempuan Maya
merupakan salah satu aliansi perempuan-perempuan yang berasal dari suku asli
Raja Ampat, yakni suku Maya. Pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian
perempuan-perempuan suku asli Raja Ampat dalam ini suku Maya untuk ikut
berperan aktif dalam pembangunan daerah.by. Admin_KBR-R4

No comments:
Post a Comment